Sunday, October 8, 2017

Tuesday, December 27, 2011

SANG PEMIMPIN,SANG JENDRAL

Photo patung Jendral Sudirman Purbalingga
Photo diambil ketika saya sedang muter-muter di area purbalingga salah satu area pemasaran produk dari persh tempat saya bekerja. tepatnya minggu ke dua desember 2011. SUDIRMAN,  Bagiku beliau tidak hanya Jendral tapi juga sang pemimpin,hingga akhirnya saya mencari biografi beliu dan seperti tulisan dibawah ini.  "orang besar adalah orang yang membela kaumnya "


Panglima Besar Jenderal Sudirman merupakan salah satu tokoh penting yang pernah dimiliki negeri ini. Dia pejuang dan pemimpin teladan bangsa. Pribadinya teguh pada prinsip, keyakinan dan selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan bangsa di atas kepentingan pribadinya.
Sudirman lahir pada 1916 di desa Bodas, Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah. Sebelum memasuki dunia kemiliteran, Sudirman berlatar belakang guru HIS Muhammadiyah di Cilacap dan aktif kepanduan Hizbul Wathan. Sejarah mencatat, ketika berusia 31 tahun dia sudah menyandang pangkat jenderal. Meski saat itu menderita sakit paru-paru, tetapi dia terus bergerilya melawan penjajah. http://id.wikipedia.org/wiki/Soedirman
http://www.tokohindonesia.com/ensiklopedi/s/sudirman/index.shtml

SANG NELAYAN

28 Desember 2011,siang hari perahumu merapat di darmaga setelah semalaman engkau mengarungi laut. Semangat tak kenal lelah mu dalam mencari nafkah mengarungi laut bagiku hal yang luar biasa dan saya Semakin percaya Hanya "Keberanianlah yang membuat kita sampai tujuan kita "

Semoga kelak engkau punya kapal besar yang kokoh hingga kekhawatiran Istri & Anak-anakmu sedikit berkurang walau itu tidak menghilangkan resiko dari konsekwensi Jalan yang engkau pilih " adalah ANUGRAH  kebebasan kita dalam memilih jalan hidup" .
SANG NELAYAN 



KAMPUNG NELAYAN CILACAP

Wednesday, December 21, 2011

MOTHER DAY


 MOTHER DAY


Kamis 22 Desember 2011, bertepatan dengan hari Ibu menurut kalender bangsa kita. 

memaknai peranan seorang Ibu tentunya tidak ada batas dan tidak ada  habisnya.


Namun saya heran kita sebagai seorang Anak  terkadang terlambat dengan yang namanya berbakti pada Orang Tua.

Sering  sekali saya menemukan hal ini, seperti dengan sahabat saya sendiri, akhirnya berbuah penyesalan dan baru tersadar ketika seiring perjalanan waktu tidak sempat lagi untuk berbakti karena semua sudah terlambat.
Kiranya tidak salah kalau kita saling mengingatkan agar senantiasa berusaha membalas perjuangan dan pengorbanannya yang tidak pernah akan bisa kita membalasnya. Mari kita selalu mendo.a kan Beliau dan berusahalah untuk selalu membantu beliau dalam bentuk apapun, niscaya semua itu pasti baik dan baik.
Jangan pernah kamu balas susahnya melahirkan mu dengan bermalas-malas dan hidup hanya berharap dan berharap. Bergeraklah, bergeraklah dan minta pertolongan pada Nya,  Ingatlah beliau selalu dalam keadaan apapun ..Do,a dan Restu orang tua lebih "keramat" dari tempat-tempat yang kamu anggap keramat selama ini ....(tetap dari kanan) 

Monday, October 17, 2011

PENJUAL JAGUNG BAKAR

kiranya kita semua pernah mendenger dan tidak asing lagi namanya jagung bakar. Tapi kenapa "Penjual Jagung Bakar" menjadi perhatian saya sehingga menjadi tulisan blog saya ini.
Dari cerita diatas sambil duduk dan ngobrol sama teman-teman, saya coba perhatikan mereka penjual jagung tersebut,  ada beberapa point menjadi catatan saya yaitu :
  1. Tempat     : lokasi jualan yang dilihat dari tempatnya nggak mungkin laku dimana jualannya hanya seperti buka lapak sederhana, tanpa tempat duduk layaknya penjual jagung yang kita lihat pada umumnya ada tikar  dan sedia minuman serta lokasinya juga nyaman dibuat nongkrong dan ngobrol.
  1. Peralatan  : dengan peralatan yang standard dan lengkap sudah bisa menjadi kan mereka untuk berusaha
  1. Berbagi Peran : mereka bertiga berbagi peran seperti di jelaskan cerita diatas ada yang bakar jagung, ada yang mengupas jagung dan ada yang menjual sekaligus memberi penyedap rasa pada jagung.
  1. Focus : mereka tidak peduli dengan apa yang terjadi disekitarnya apa malu atau ingin melihat pertunjukan latihan motor cross yang di gelar saat itu tetap mereka melakukan pekerjaan mereka dengan tugas sepertinya tidak perlu di komando lagi sudah jalan.
  1.  Hasilnya : Semua Jagung yang di bawa ludes Terjual  


Tentunya para pembaca penasaran juga "kok dari penjual jagung bakar saja bisa menjadi tulisan,.sudah lah biarlah tulisan ini mengalir dengan apa adanya.

Coba kita lihat gambar disamping, Ada penjual jagung Bakar dengan Anak dan istrinya buka lapak tanpa atap lesehan di pinggir jalan memasuki arena event latihan Motor Cross di salah atu desa  di purwokerto yang bernama Patikraja. Tepat dibelakangnya tempat saya duduk hingga bisa mengabadikan photo ini.

waktu menunjukan pukul 14.30 wib. Saat udara panas menyengat datang lah penjual jagung bakar ini dengan anak dan istrinya menggnakan motor bebek dengan membawa satu karung jagung dan peralatan seadanya untuk membakar jagung, yaitu Arang, Tempat membakar arang berupa kaleng yang sudah di belah, toples berisi bumbu penyedap rasa (maaf saya tidak tau pasati namanya).
Sambari arang dibakar diatas belaha kaleng menjadi bara, Tepat Jam 15.00 Wib. mulailai aktivitas persiapan jualan dari mengupas jagung beralaskan  karung plastik yang sebelumnya digunakan sebagai wadah jagung. 

Saat mulai membakar jagung, mereka berbagi peran Bapaknya membakar jagung,Anaknya mengupas jagung dan Ibunya bertugas mengolesi jagung dengan bumbu penyedap yang sudah di siapkan sekaligus berperan menjadi penjual sekaligus merangkap sebagai penerima uang hasil jualan.

Selang beberapa saat pembeli datang, seorang Bapak dengan anak-anaknya, akhirnya saya juga sama teman2 beli juga untuk mengganjal perut yang sudah mulai keroncongan, terlihat sekali kalau jagungnya baru di petik terasa banget aroma dan gurih. 
Hingga sampai jam 16.30 wib tidak terasa jualan jagung bakar seharga Rp.2000,- per satunya habis. Saya mendekati ibunya dan bertanya ; Bu ..habis toh ..?? Ibu nya menjawab iya mas sebenarnya mau ambil lagi tapi rumah saya jauh dan "saya bertanya lagi ; loh bawa berapa jagung bu? jawab Ibunya lagi : 70 -an malah banyak yang kecewa mau beli jagungnya sudah habis mas. Alhamdulilah Mas ..bisa buat beli lauk katanya. sambil menunjukan uang hasil jualan di dalam tasnya ( kelihatan sekali rasa seneng di gurat wajah Ibunya) 

Cerita diatas dapatlah jadi pembelajaran bagi kita dimana beberapa point  diatas adalah sebagian besar menjadi alasan -alasan yang kita temui di setiap usaha dan membuat kita tidak yakin untuk melakukan sebuah proses penjualan.

Semua butuh pengalaman memang tapi bagaimana kita bisa dapat pengalaman jika kita tidak mau bergerak dan setiap bekerja selalu tidak focus apa yang kita jual  dan kita kerjakan. Apalagi masalah tempat, persiapan ,inisiatif selalu menjadi masalah klasik dan alasan kita untuk tidak melakukan proses penjualan.

Hal ini terbukti dari cerita penjual jagung diatas dimana di tengah cuaca panas mereka sangat yakin jualannya laku padahal kita tahu penjual jagung bakar biasanya banyak kita lihat pada malam hari atau ditempat-temapt dingin di tempat wisata dekat gunung dan lain-lain.

Tapi semua itu dipatahkan dengan kenyataan penjual jagung diatas karena mereka tau siapa pembeli mereka, dan yakin akan usaha mereka yang sungguh -sungguh akan membuahkan hasil dan alasan-alasan apapun bukan kendala bagi mereka.

Fokus , mungkin ini kadang hanya sebuah ucapan yang keluar dari mulut kita tapi apakah kita sudah memahami Fokus itu bagaimana? ..yah seperti  penjualan jagung diatas mereke tidak peduli tempatnya dimana atau mereka di cibirin orang " jual jagung bakar kok di tengah lapangan dan panas lagi " mereka tetap yakin dan menjalankan aktivitas jualan dengan perannya masing-masing dan mereka yakin dengan usaha mereka toh akhirnya membuahkan hasil.
Jadi dengan keyakinan sungguh-sungguh, persiapan yang matang dan selalu berbagi peran dalam tugas serta focus (nggak usah di didenganr stiap omongan yang melemahkan setiap usaha kita) dengan pekerjaan dan produk yang kita jual mampu memberikan manfaat bagi pembeli kita.
Kelak semua akan menjadi pengalaman dan jejak hidup kita apa yang kita kerjakan, juga tidak ada usaha yang  tidak membuahkan hasil dan manfaat jika kita sungguh dan tidak gampang menyerah. tetap bergerak tetap belajar hingga harapan keluarga dan mimpi kita kelak jadi kenyataan. 

Jadi apakah kita masih akan tetap di tempat atau bergerak ?? tidak ada yang akan merubah kehidupan Anda kecuali Anda Sendiri , buanglah yang namanya gengsi dalam melakukan kerjaan, perbanyaklah pengalaman dari proses yang bener,tambahlah wawasan dan investasi waktu sebaik mungkin dari pada menyesal karena harta yang paling berharga kita sia-siakan yaitu WAKTU

elangsky, 17 oktober 2011 

Tuesday, October 4, 2011

BERGERAK

Apa Rahasia Agar Mampu Dan Kuat Bekerja?
Bagaimana seseorang bisa tahan berjam-jam bekerja  seolah tidak mengenal lelah?
Apa pula rahasia pekerja lepas pantai yang meninggalkan anak istri   bertarung   dengan angin  dan badai?
 Bagaimana jika   dengan para petani, nelayan, kuli, supir angkutan,pekerja berat yang tahan membanting tulang ditengah terik panas atau dingin malam? 
Kekuatan apa yang mendorong mereka begitu kuat secara fisik dan tangguh secara mental?
Sedangkan di sudut  sempit yang lain,banyak orang mengeluh karena persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.Kekuatan itu bernama cinta.
Cinta yang melahirkan harapan dan  pengabdian bagi kepada  siapakah mereka  mempersembahkan   hasil kerja  mereka; kepada keluarga nun jauh disana; 
 kepada   masyarakat   banyak   yang membutuhkan  karya  mereka;  kepada alam  yang  mengasuh mereka;  kepada masa depan  kehidupan  yang  sejahtera;atau  kepada hati  tempat  cinta  itu mengalir.

Bila anda berkeluh kesah hanya karena harus memperpanjang  waktu kerja anda beberapa jam saja, maka kenanglah punggung bungkuk seorang kakek yang mendorong grobak sampah di kota ini.
Beliau  memiliki sesuatu yang kita cintai, yang  kepadanya ia ulurkan kerja. Kepada  beliau kita belajar pengabdian atas nama cinta.

 Kita sudah mendapatkan Anugrah kebebasan dalam memilih jalan hidup ini, apa yang kita dapatkan Adalah Anugrah  dan janganlah sia-siakan.
kesempatan,pekerjaan,penghasilan,waktu,bersyukurlah begeraklah,jadikan diri kita bermanfaat serta  selalu jalin Silahturahmi dan berbagilah.
salam

Populer