Level dan Temperature Roasting Kopi


Cara yang paling umum untuk mengambarkan tingkat roasting kopi adalah dengan melihat warna biji yang sudah diroasting, mulai dari terang (light roast) sampai dengan gelap (dark roast).
Bij kopi menyerap panas dalam proses roasting sehingga menciptakan warna tersebut dan juga menyebabkan minyak muncul di permukaan biji  pada suhu yang tinggi.
Karena biji kopi bervariasi, warna bukanlah cara yang sangat akurat untuk menilai roastingan, Preferensi tingkat panggang bersifat subjektif. Nama dan deskripsi roast tidak mempunyai standarisasi dalam industri kopi. 
Namun bisa dikelompokkan tingkat roast yang paling umum dari light roast hingga dark roast seperti berikut :

1. LIGHT ROAST

Light Roast biasanya menghasilkan biji yang berwarna coklat muda dengan bentuk yang terang dan tidak ada minyak di permukaan kacang.
Light Roast memiliki rasa biji yang segar seperti rasa biji yang baru dipanen dari perkebunan. Light roast lebih mempertahankan rasa orisinil dari mana biji kopi itu berasal, daripada dark roast. Light roast juga mempertahankan sebagian besar kafein dari biji kopi.
Proses roasting Light Roast umumnya menggunakan suhu internal 180° C – 205° C. pada suhu sekitar 205° C biji akan retak dan akan melebarkan ukurannya. Ini disebut sebagai celah pertama. Jadi Light Roast adalah biji yang sangrai dalam waktu yang relative singkat sehingga membuka celah pertama atau first crack.
Beberapa nama roast yang umum dalam kategori light roast adalah Light City, Half City, dan Cinnamon Roast

2. MEDIUM ROAST

Medium roast menghasilkan warna biji yang lebih sedikit kecoklatan.
Seperti halnya dengan Light Roast mereka tidak memiliki minyak di permukaan biji. Namun Medium Roast memiliki permikaan biji yang sudah sedikit lebih halus di bandingkan Light Roast.
Hasil olahan Medium Roast pun memiliki rasa, aroma, dan keasaman yang lebih seimbang. Kadar kafein pada biji hasil olahan Medium Roast pun mulai Berkurang, tapi masih memiliki kadar kafein yang lebih banyak daripada biji hasil olahan Dark Roast.
Proses Roasting Medium Roast biasanya menggunakan suhu 210° C sampai dengan 220° C memasuki fase antara akhir retak pertama tapi belum memasuki awal retak kedua.
American Roast, City Roast, dan Breakfast Roast Adalah nama Roast yang umum menggunakan proses Medium roast.

3.MEDIUM-DARK ROAST

Medium-Dark Roast memiliki warna yang lebih gelap dan memiliki sedikit minyak yang mulai terlihat di permukaan biji. Medium-dark roast memiliki perbedaan yang sangat banyak jika dibandingkan dengan light atau medium roast.
Proses medium-dark Roast berada di fase awal retakan kedua atau di tengah retakan kedua, proses Medium-Dark Roast menggunakan suhu 225° C atau 230°. Rasa dan Aroma yang ditimbulkan melalui proses Medium-Dark Roast lebih terasa dan memiliki aroma yang khas seperti aroma gosong dan juga rasa kopi mungkin agak pedas.
Diantara nama yang paling umum menggunakan proses Medium-Dark Roast adalah Full-City Roast, After Dinner Roast, dan Vienna Roast.

4. DARK ROAST

Biji Dark Roast berwarna coklat tua, seperti cokelat atau terkadang hampir hitam keseluruhan. Mereka memiliki kilau minyak di permukaan, yang biasanya terlihat di cangkir saat biji olahan dark roast diseduh. Rasa orisinil kopi sendiri sudah hilang karena proses roasting. Kopi akan memiliki rasa pahit dan sedikit terasa bau asap, maupun rasa gosong. Jumlah kadar kafein pada olahan Dark Roast secara substansi pun menurun.
Untuk mencapai tingkat Dark Roast, biji kopi di Roasting ke dalam suhu 240° C sekitar akhir retak kedua atau lebih. Dark Roast jarang diroast hingga melebihi 250° C karena akan menyebabkan biji kacangnya tipis dan rasanya akan ditandai dengan rasa tar dan arang.
Demikian  info umum Tingkat Level dan Trmperature Roast biji kopi dari Light hingga Dark Roast.
Roaster yang baik seharusnya mampu memunculkan karakter rasa kopi yang di roastingnya. 
Saat ini bisa kita jumpai kedai kopi  yang menyuguhkan single origin Kopi dengan level roasting Khusus di satu level roasting misal : light roast dan medium roast saja  dan ada juga yang menyediakan biji kopi roasting semua level bahkan beragam jenis kopi dari berbagai daerah juga. 
Rasa Kopi cenderung bersifat subyektif tergantung selera Individu yang mencicipi. Dan setiap kedai tentunya punya alasan tersendiri memilih level roasting untuk di sediakan di kedai masing-masing.


baca juga link terkait :

Tidak ada komentar